Etimologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan dan perkembangan bentuk kata. Proses pembentukan atau perubahan kata dengan segala masalahnya disebut dengan gejala bahasa.
Macam-Macam Perubahan Bentuk Kata
1. Asimilasi
Asimilasi adalah penyamaan dua fonem yang berbeda menjadi sejenis.
Contoh:
Alsalam → assalam → asalam
Inmoral → immoral → imoral
2. Desimilasi
Perubahan dari dua fonem yang sama menjadi tidak sama
Contoh :
Citta → cipta
Sajjana → sarjana
3. Diftongisasi
Proses suatu monoftong menjadi diftong
Contoh :
Teladan → Tauladan
Anggota → Anggauta
4. Monoftongisasi
Contoh :
Pantai → Pante
Pulau → Pulo
5. Sandi
Pengubahan dua vokal yang bukan diftong menjadi satu
Contoh:
Sesajian → Sesajen
Keratuan → Keraton
6. Hapologi
Pengubahan dua kata menjadi satu dengan menghilangkan satu silabis/suku kata ditengah kata tersebut.
Contoh :
Bagai ini → begini
Tidak ada → tiada
7. Metatesis
Pertukaran letak fonem dalam suatu kata.
Contoh :
Apus → usap → sapu
Lebat → tebal
Banteras → berantas
8. Adaptasi
Penyesuaian struktur bahasa asal ke dalam bahasa Indonesia
Contoh :
Voorschot → persekot
Vanijjya → berniaga
9. Kontaminasi
Bentuk bahasa, yaitu dari dua ungkapan yang beelainan diturunkan suatu ungkapan baru yang rancu.
Contoh :
Membungkukkan kepala
Berulangkali
Dipelajarkan
10. Pleonasme
Proses pembentukan/pemakaian kata yang berlebihan
Contoh :
Naik ke atas
Mundur ke belakang
11. Analogi
Proses pembentukan kata – kata baru berdasarkan cotoh kata yang sudah ada
Contoh :
Dari kata Dewi – dewi
Putra – putri
Dibentuk Saudara – saudari
Pemuda – pemudi
Dari kata Tunanetra
Dibentuk kata Tunakarya
Tunawisma
Tunaakasara
12. Hiperkorek
Proses membetulkan bentuk bahasa yang sudah betul sehingga salah
Contoh :
Surga → syurga
Ijazah → ijasah
Etimologi
Label:
Tata Bahasa


